Sehari di Solo

Solo, si saudara kembar dari Kraton Yogyakarta. Sekitar 2-3 jam perjalanan dari Yogyakarta ke arah timur. Merupakan kota yang beberapa waktu lalu sempat menghiasi media nasional karena inovasi mobil SMK nya -meski sekarang sudah surut-

Untuk bepergian ke solo, ada beberapa alternatif yang dapat digunakan. Kali ini “dolan” saya ke kotanya pak Jokowi tersebut menggunakan motor. Dengan alasan agar lebih mudah untuk mengeksplorasi kota yang juga terdapat Beringin kembar seperti di Yogyakarta. Rabu pagi 22 Agustus lalu bersama seorang kawan saya berkunjung kembali ke Solo. Setelah sebelumnya pernah juga berkunjung ke kota ini menggunakan kereta api Pramex dari Stasiun Lempuyangan Yogyakarta.

Alasan untuk membawa motor ternyata tepat. Meski berakibat pantat panas dan pegal semua itu terbayar setelah puas berkeliling kota solo. Dimulai dari pasar gede berlanjut ke daerah kraton solo, supit urang, pasar klewer. Dari melihat kebo bule, sampai keramaian kios renteng klewer yang menjual baju, celana, jaket , tas dll.

Gerbang khas di Solo (pic. Arkanhendra)

Berikut salah satu catatan gambar ketika beristirahat di Angkringan Pak Pandu, kawasan Sasono mulyo Baluwarti Solo. Sambil menikmati teh seduh, sebatang rokok, seperangkat alat gambar, dan obrolan sore yang menyenangkan.

  1. Hi there to every single one, it’s truly a pleasant for me to go
    to see this web page, it consists of useful Information.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: