Tragedi Dewi Amba

Sebuah panah melesat menghujam tubuh Amba nan molek. Sontak Bhisma pun terkejut karena dia tidak bermaksud melukai Amba. Wanita yang sebenarnya juga disukainya.

Dewi Amba: Gila kau Bhisma. Kalau memang tidak mau menjadi suamiku ya sudah. Tidak perlu kau panah aku! Dasar ksatria bodoh! Loro ndes!

Bhisma Dewabrata: Maaf Amba, aku tidak sengaja. Aku benar-benar tidak bermaksud membunuhmu bahkan melukaimu pun tidak.AKu hanya menakut-nakutimu saja.

Dewi Amba: Tidak sengaja? Menakut-nakuti katamu? Dasar gila! Ketahuilah aku tidak terima mati seperti ini. Aku akan menuntut balas. Kelak kau akan mati oleh titisanku Bhisma!

Bhisma Dewabrata: Maafkan aku Amba, maaf, jangan kau kutuk aku,…

Dewi Amba: MAKAN TUH MAAF, MATI JE!

Mpu Cakil Arkanhendra

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: