Tragedi Drupadi

Drupadi : Kanda kenapa waktu aku ditelanjangi di muka umum kalian para ksatria-ksatria putra Pandu yang Mahsyur hanya terdiam kelu? Jelaskan padaku.

Yudhistira: aku sedang puasa Yayi, dan sesungguhnya orang Puasa itu menahan nafsu dan emosi.

Bima:aku tidak boleh smbarangan memukul dan melukai Yayi, kau tahu sndiri kekuatanku, bisa2 istana ini remuk redam kuhantam.

Arjuna:memang ketepatanku tiada banding Yayi, dan bisa saja kupanah kepala-kepala orang yg telah menghinamu. akan tetapi, aku tidak boleh sombong. bagaimana jika panahku melset dan mengenai dirimu? Oh Yayi Drupadi cintaku, aku tak sanggup kehilanganmu hanya karena kelengahanku atas kesombongan, dewiku…

Nakula dan Sadewa: Maaf Yayi, ndak enak nglangkahin yg tua, nanti ndak dikira tidak tahu sopan santun.

Drupadi: CANGKEMAN KABEH!

Mpu Cakil Arkanhendra


  1. wkwkwkw…..aku seneng endinge….

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: