[Seri I] Kisah Cinta Arondesh

(diposting dan diedit ulang dari rumah lama.)

पहली नजर -Pahalī najara- (Pandangan Pertama)

Di sebuah pohon, di tengah lebatnya hutan daerah Tumapel, Kediri. Tahun 1222 Saka. Bulan Sapar, hari senin wage. Tampak 2 orang laki-laki berdiri mengawasi sebuah rombongan yang berjalan beriringan. Tepat ditengah-tengah rombongan tersebut terdapat sebuah tenda panggul, berhiaskan ukiran kayu khas Kediri.

मेरा विश्वास करो, कुछ भी असंभव नहीं है,…!(Mērā viśvāsa karō, kucha bhī asambhava nahīṁ hai) **

Kata salah satu laki-laki dengan optimisme tinggi. Melalui sorot matanya yang tajam, dia tatap iring-iringan itu. Megah nan anggun.

Edan koe! Itu rombongan dijaga sama orang-orang berilmu tinggi. Sesakti-saktinya kamu, ndak ada cerita menang melawan mereka. Paling tidak tunggu yang lain, ojo gegedhen ndas Arok!”

“Tapi aku wong lanang, Kanda. Wong lanang!”

Sik bilang koe banci sopo, Arok! Dasar gemblung!”

“Emang siapa yang berada didalamnya, Kanda? Sehingga harus dikawal sedemikian rupa. Apakah dia si Tunggul Ametung penguasa Tumapel ? Hahahaha, kebetulan-kebetulan, tak remuk sirahe! ”

“Weladalah, Bocah kenthir! Itu Ken Dedes. IstrinyaTunggul Ametung.”

“Saya ndak peduli kakang. Pokoknya akan kuhancurkan dan kurampok rombongan itu!”

Kata-kata Lohgawe ternyata tidak bisa melawan niatan Ken Arok untuk menyerang rombongan tersebut. Ken Arok, seorang begal kelas teri yang beberapa waktu terakhir merong-rong daerah Tumapel.

Didorong kesombongan jiwa muda, dia melesat mendekati rombongan. Berkali-kali sahabatnya, Lohgawe berusaha mengingatkannya. Namun tekad Ken Arok sudah bulat. Semangatnya sudah membara. Dan kini Lohgawe hanya bisa menyaksikan dari jauh, pertemuan dua insan yang akan mengubah wajah Tumapel di masa-masa datang.

“Aku akan menjadi penguasa Kakang. Penguasa Tumapel, bila perlu seluruh Kediri dan Nusantara ini akan  kutaklukkan!” serunya sambil menghunus golok murahan dari pinggangnya

Tanpa banyak kata, Ken Arok berhasil mendekati rombongan dari balik rerumputan. Dan dalam waktu singkat diserang dan dihancur-leburkannya para penjaga rombongan dan beberapa jawara bayaran yang bertugas. Memang cocok benar nama Ken Arok disandangnya. Rok, yang berarti berkelahi membuktikan kepiawaiannya dalam seni keprajuritan.

Dan kini hanya tersisa sebuah tenda panggul yang luput dari amukan Ken Arok.

“Ayo, metu wong wadon! Aku Ken Arok, metuo! serahkan harta benda yang kau miliki, maka dirimupun akan selamat!” teriak Arok lantang sambil tertawa bangga.

“…”

“Jika kau tak mau keluar jangan salahkan aku kalau kuhancurkan tenda tempat persembunyianmu yang rapuh itu!”

Sembari merapal ajiannya, Ken Arok berjalan mendekat kearah tenda panggul tersebut. Dan sesaat ketika tinjunya hendak menyentuh kayu tenda, dia berhenti. Dia terdiam seribu bahasa.

“S-ss-ss-sii-siii-aa-ppaa, kkaa-aa-mmuu?” sebuah suara lemah terdengar.

Sosok wanita yang meski gemetar ketakutan namun tetap terlihat menawan. Dengan sebilah keris ditangan, dia mencoba memberanikan diri menghadap lelaki didepannya sembari bertanya,

“Ja-ja-jawab! Aaa-aa-aapa yang ka-ka-mu ing-iiinginkan?” dan keris ditangan mulus itu bergetar seolah merasakan ketakutan pemiliknya.

“…”

Di lain pihak Ken Aroklah yang kini hanya bisa terdiam. Meski kemudian sebuah keris menancap di dada, tapi matanya tak lepas dari sosok wanita yang kini telah mengubah dunianya.

“Ken Dedes, Ken Dedes,… मैं तुमसे प्यार करता हूँ” (Maiṁ tumasē pyāra karatā hūm̐) ***

Dan kemudian tubuhnya pun roboh.

[Bersambung]

Arkanhendra

**) percayalah, tidak ada yang tak mungkin. (hindi)

***) Aku cinta kamu. (hindi)

  1. August 12th, 2011
  2. August 12th, 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: