Petualangan Si Gundul di Gunung Pring

Gunung Pring, Muntilan Magelang 6-11-2010. 

Asap mengabut. Udara bercampur debu. Sinar matahari yang cerah, tertutupi kabut abu. Bukan kabut yang menyehatkan tapi kabut yang menyakitkan. Memedihkan mata dan merusak pernafasan. Dialah abu vulkanik. 
Siang itu Si Gundul berpetualang bersama beberapa orang teman. Berbekal harapan dan mimpi untuk berbagi, mereka mendatangi sebuah objek wisata di daerah magelang. Sebuah tempat bernama Gunung Pring. Sebuah kawasan wisata yang telah disulap menjadi kawasan pengungsian.

 Pemandangan disekitar tempat pengungsian
SMK Nurul Iman yang disulap menjadi tempat pengungsian

Sudah beberapa hari ini tempat tersebut menjadi salah satu korban batuk dari merapi. Salah satu gunung teraktif di dunia, yang terletak di perbatasan Jateng dan DIY. Memang bukan hanya gunung pring saja yang merana. Banyak tempat-tempat lain yang juga menjadi imbas dari amukan merapi.

Setelah sampai ke tempat tersebut, Si Gundul dan teman-temannya segera menyambangi salah satu tempat yang pada hari-hari biasa merupakan sekolah kejuruan bernama SMK Nurul Iman. Dimulai dengan perkenalan mereka pun mulai berbaur dengan para pengungsi. 
Kemeriahan acara dimulai saat sesi bercerita dimulai. Dengan membawakan sebuah cerita Si Kancil dan Harimau, kelompok Si Gundul tidak mau kalah seru dengan kelompok lain. 
Kali itu Si Gundul berperan sebagai narator. Dikisahkan ada seekor kancil yang sedang berjalan-jalan di hutan. Di saat sedang asyik-asyiknya menikmati pemandangan hutan, dibawah pohon dengan ditemani burung dan kupu-kupu, tiba-tiba harimau datang. 
Karena kelaparan harimau berniat untuk memangsa si kancil. Namun berkat kesigapan kancil, akhirnya kancil dapat lolos. Dan harimau pun berlalu pergi karena kecapekan mengejar si kancil.
Sebuah kisah singkat dan sederhana dari Si Gundul, ternyata cukup menghibur para pengungsi yang sebagian besar anak-anak. Dalam hatinya Si Gundul merasa bersyukur bisa menghibur dan sedikit meringankan beban mereka yang sedang ditimpa musibah.

Si Gundul ‘n friends

Dan akhirnya waktu pula yang memisahkan kebersamaan mereka. Karena cuaca yang sedang tidak sportif ditambah keadaan gunung merapi yang masih mengancam dengan abu-abu batuknya mereka pun undur diri. Sebuah kebersamaan yang singkat,membekas dalam di hati Si Gundul.

Arkanhendra.

 Bercanda bersama mereka

 Bermain bersama mereka

  1. hahaha…
    salam kenal ya……..
    check it out.. KUNJUNGI JUGA INI YA
    BLOG SAYA

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: