Senjakala Rosmini dan Soetarti

janda-pahlawan ” Eyang sik sabar nggih … “. Memang orang indonesia sekarang itu lagi kena virus lupa. Lupa sama keluarga kaya yang artis – artis lakukan, lupa sama jabatan seperti yang dilakukan beberapa oknum pajak dan bea cukai.  Nah yang paling parah yang lagi eyang – eyang kita hadapin, mereka lupa sama jasa para pahlawan.

Bukan bermaksud mendukung dengan membabi buta atau tanpa alasan yang jelas. Dan bukan berniat untuk jual kesusahan dan kesedihan mereka untuk mendapat “reward” –dalam bentuk apapun– Hanya sekedar ingin mengutarakan betapa semakin terpuruknya keadaan bangsa kita ini.

“yah gimana, saya merasa sedih,  …” begitu ungkapan eyang Rosmini,80 tahun (kiri) ketika ditanya oleh salah seorang wartawan dalam sebuah acara talkshow yang saya lihat beberapa waktu barusan. Sambil berucapp lirih eyang putri yang masih tampak cantik itu mengungkapkan keprihatinannya. ” yah kalo memang peraturan PP yang membolehkan kami menempati rumah tersebut sudah dicabut ya nggak apa – apa , kami juga bersedia keluar,..” lanjut eyang Soetarti,79 (kanan).

Dengan nada pasrah Eyang Soetarti berkata perihal kasus yang dihadapinya. Eyang juga menjelaskan bahwa beliau – beliau ini bukannya mau menyerobot seperti yang dituduhkan kepada kedua janda pejuang tersebut.  Namun mereka berniat membeli rumah yang kata pihak “penggugat” bukan milik mereka. Dan itupun kalau diperbolehkan jika tidak pun mereka tidak akan melakukan tindakan “penyerobotan” seperti yang dituduhkan.

18 kali sudah mereka keluar masuk meja hijau, yang bikin heran apa para hakim jaksa itu ndak punya otak ya ? Apa dosa dan kesalahan kedua janda ini sudah sangat berat sehingga meski usia mereka sudah uzur mereka harus bolak balik ke persidangan. Padahal beberapa kasus yang bahkan lebih parah seperti korupsi dan tindakan penyalahgunaan wewenang masih bisa menangguhkan kedatangan pihak tersangka dalam persidangan. Bahkan kalau perlu si tersangka suruh berobat dulu ke Luar Negeri, meski sakitnya pun hanya sekedar hidung gatal dan mata kena debu.

Mungkin buku rekor dunia perlu mencatatkan hal ini sebagai salah satu rekor dunia. Kategorinya pun belum tentu ada yang menyamai, seperti :

1. Negara paling adil sedunia sampai nenek – nenek berusia kurang lebih 80 tahun tidak bebas hukuman, atau

2. Negara nomor 1 dalam  penegakan hukumnya karena tidak pandang bulu dalam menegakkan peraturan, tapi pandang fulus.

Bagaimana apakah anda tertarik untuk mematahkan rekor tersebut ? silahkan namun jangan tanya saya tentang bagaimana anda melakukannya.

Kurang lebih beberapa minggu lagi kita akan merayakan Hut Kemerdekaan RI yang ke 65, kalau bagi manusia diusia yang sudah dibilang senja ini sudah sepantasnya  manusia tersebut banyak – banyak zikir dan tobat. Sering ngaji,  sedekah, banyak -banyak bikin pahala, kurangin bikin dosa. Tapi ternyata itu tidak berlaku bagi negara kita. Sedikit mirip dengan peribahasa, tua – tua keladi makin tua makin menjadi. Kalau dulu cuman berani korupsi kecil – kecilan sekarang trilyunan. Kalau dulu bunuh orang atau musuh pake sembunyi – sembunyi sekarang terang – terangan. Jika dulu ketahuan korupsi langsung menghilang kalau sekarang masih berani bersliweran.

Ya berita ini memang sudah mewabah. Entah para janda tersebut dijadikan korban demi membuat lupa  rakyat akan kasus – kasus lain atau justru keinginan para janda tersebut untuk tampil di televisi demi mendapat rating berita terkini di indonesia anda pasti sudah bisa menerka.

“wong saiki pinter – pinter ko’,… sayange akeh sik pintere dinggo minteri wong liyan.”

(gambar diunduh dari http://www.detik.com)

Arkanhendra

    • mala
    • July 24th, 2010

    Smoga mereka cepet dapet keadilan ya mas.. sedih sekali janda pahlawan 80tahunan harus bolak balik sidang karna perkara macem gini😦

    ngomong2 mas, judul postingannya mirip-mirip novel jadul gitu😛

    nek aku sih moga2 aja tuh para penuntut pada disadarkan dari kealpannya … Aminn….
    weh masa ?? emg ada ya ? baru tau aku heheheh:mrgreen:

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: