bloko o karo aku… (jujurlah padaku)

–Yogyakarta 17 Mei 2010– 

Ketika cara bicara ndak beraturan, dan tatapan mata kosong. Setiap perkataan terlihat tak bermaksud, hanya sebuah kedok untuk memperlihatkan ketegaran. Berusaha mencari sebuah titik balik yang dapat memutar balikkan keadaan. Seperti pengangkatan Jose Mourinho menjadi pelatih Inter, gosip – gosip penjualan Fernando Torres untuk memperbaiki keuangan klub liverpool. 

Semua tindakan yang diharapkan dapat menjadi batu loncatan untuk menjadi lebih baik. Sebuah kemungkinan  yang dapat menyelamatkan dari suatu hal menyeramkan bernama keterpurukan. Yang pada level menyangkut kebutuhan orang banyak tentunya akan semakin kompleks. 

Namun jika berbicara pada konteks individual, semua bergantung kembali ke empunya. Mau dan mampukah dia jujur terhadap diri sendiri. Beranikah dia menghakimi dirinya dengan jujur dan tanpa tendensi. Bukan seperti hakim – hakim yang mata duitan atau jaksa- jaksa yang miskin hati. Tapi lebih seperti penjual mainan yang rela berpanas – panasan hanya untuk menjajakan mainan yang dapat menghibur anak kecil. 

Ketika pertanyaan mau hidup dimana ? mau kerja dimana ? mau dapet istri kaya gimana ? menjadi hantu – hantu yang iseng berkeliaran siang dan malam. Maka dengan bloko kambek awakmu dewe* semoga kita bisa mencari jawaban terbaik 

Arkanhendra

*jujur pada dirimu sendiri

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: