Kisah Rama mencari Shinta

Syair pembuka tersebut dilantunkan oleh penyair berbakat dari negeri pewayangan, Raden Anoman. Sebagai penanda bahwa dirinya adalah utusan sejati dari Prabu Ramawijaya kepada Dewi Shinta. Dilanjutkan cerita tentang bagaimana setangah hidup dan setengah mati, setengah sadar dan tidak, mencari – cari istrinya tercinta.
Dari gunung dandaka sampai gunung maliawan. Dari pencarian bersama lesmana sampai upaya menolong sugriwa dari tindak ketidak adilan subali yang menikahi istrinya, dewi tara dan mengusirnya dari gua kiskenda.
Gandrung – kasmarannya rama karena kerinduan yang tak tertahankan, yang mampu menghancurkan apapun ketika panahnya dilepaskan.
Sungguh ketika mendengar syair kisah tersebut, sang dewi shinta sampai menitikan air mata, karena mengetahui bahwa suaminya tetap saja memikirkan dirinya sama halnya dengan dirinya yang semakin kurus.
Mendengar penderitaan sang prabu ramawijaya, setengah hati bahagia dan setengah hati bersedih. Bahagia karena sang suami terus saja memikirkan dirinya, dan bersedih karena mendengar penderitaannya ditinggal Shinta.
Dari dulu beginilah cinta deritanya tiada akhir, ketika sepasang cinta itu harus dipisahkan. Adalah sang sepuluh wajah rahwana yang bertanggung jawab terhadap semuanya. Penderitaan shinta , rama, dan rakyat alengka yang harus jadi korban keegoisan raja raksasa itu.

sebuah potongan kisah mengenai perjalanan rama dalam menumpas angkara murka dalam cerita RAMAYANA.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: