Jogja kebakaran

image0315Niat hati jalan- jalan untuk berburu poto -poto indah di kota jogja, malah bertemu peristiwa yang menggemparkan jiwa. Sebuah unjuk rasa yang digawangi oleh para masyarakat kelas spesialisasi demo atau mahasiswa. Hari itu mereka meramaikan jalanan malioboro tepat didepan benteng vrederburg. Dengan ornamen yang mengambil bentuk babi, saya terkejut ketika ada poto dua orang penting di indonesia. Keterkejutan saya bukan karena itu poto nangkring disitu, tapi ko masih ada ya orang yang kurang menghormati dan menghargai pemimpinnya, bagaimanapun kurang dan jeleknya dia.

Orang tua dulu sering berpesan pada kita untuk selalu menghormati dan menghargai orang lain. Apalagi yang lebih tua, sejelek atau serendah apapun mereka. Lalu kini mengapa pemandangan yang sangat berlawanan dengan petuah -petuah mereka tersaji didepanku ? apakah ini pertanda semakin edannya jaman yang sudah edan ? seperti yang diramalkan ronggowarsito.

image0325Puncak acara siang itu adalah prosesi api unggun buatan yang menyala tepat ditengah-tengah salah satu jalan protokol di jogja. Memang peristiwa api unggun itu tidak berlangsung lama karena mobil -mobil penyembur air yang gagah berani segera mengontrol api untuk tidak berkobar lama.

image0328Seketika dalam waktu hitungan detik kobaran api yang terbilang kecil namun menyolok, musnah dalam sekejap. Diganti oleh pemandangan orang- orang yang mandi bersama. Bisa jadi kalau difilmkan pastinya akan menuai protes lebih keras dari film- film macam suster keramas atau sebangsanya. Bayangkan saja , Mandi bersama di tengah jalan, sungguh menggoda. Mungkin bagi para production house yang berminat bisa menghubungi saya😛

Kembali ke masalah demo tersebut. Beberapa komentar dari pedagang kaki lima dan masyarakat sungguh mengejutkan saya. Betapa tidak, beberapa dari mereka malah senang dengan adanya adegan -adegan seperti difilm itu. Mereka bilang ” wah seru mas, bikin ga ngantuk “ What ? suatu demo yang banyak orang katakan mencerminkan demorasi, mereka anggap seperti obat kantuk ? OMG , aneh tapi nyata.

Malah ada yang mengatakan “walah -walah mas kae ki mau opo to yo ? malah gawe reged ae,.. mesakke kae loh sik tukang nyaponi. Isuk wes disapu resik resik malah diregedi. Jan jare mahasiswa tapi ko malah koyo waong ra duwe utek. “

Yak memang boleh saja mereka beropini, berorasi tentang bobroknya pemerintahan kita. Yang sering merugikan masyarakat kecil tapi menguntungkan pihak swasta dan elit, aka kaum menengah atas. Namun jika protes dan segala bentuk tuntutan yang mereka lakukan ternyata merugikan orang lain, lalu apa bedanya mereka dengan pihak yang mereka demo ?

Panas siang itu berubah agak redup ketika matahari sore mulai merayap naik. Dan tensi tinggi yang mengudara beberapa waktu lalu antara pihak pengaman dan yang diamankan sekejap hiang secara perlahan -lahan. Meski begitu ada satu hal yang tidak akan hilang dari ingatanku, yaitu ternyata beginilah rasanya melihat demo di jalanan yang sering terlihat ditipi- tipi. Memang harus diakui, ternyata seru juga kecuali bagian disemprot sama water canonnya polri, airnya bau cing…

  1. lumayan serem euy jogja kalo demo,, takutna ada yg ngadu kambing, domba, ato hewan lainnya,,
    asalkan jgn sampai merusak fasilitas umum aja ya,,

    wah kemaren untung nggak bos, tapi hampir:mrgreen:

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: