Demo Di Alengka

Ngalengka geger.

Bala tentara Rama dan Laksamana yang dibantu oleh pasukan monyet beserta Anoman berhasil merangsek ke depan pintu gerbang Ngalengka. Para penyerbu itu sedang mengamuk di depan gerbang, persis seperti mahasiswa yang sedang bersemangat mendemo sang penguasa terkait skandal century.

Namun konteks disini bukan century, tapi Dewi Shinta. Para pendemo itu meminta agar Dewi Shinta dikembalikan pada sang kekasih, si pujaan hati Prabu Rama. Memang Rahwana telah diberikan opsi-opsi oleh Rama. Opsi pertama adalah menyerahkan Shinta dengan suka rela dan Rahwana diharuskan meminta maaf didepan rakyatnya, maka Rama tidak akan membumi-hanguskan Ngalengka dan Rahwana akan diampuni. Namun opsi ini telah gugur dalam pembahasan oleh Rahwana n the gank.

Opsi ke dua adalah Rahwana diharuskan tetap menyerahkan Shinta, dengan hukuman penggal sebanyak 10 kali terhadap Rahwana. Adapun opsi ketiga adalah opsi tambahan atau pertimbangan dari Ngalengka  agar Rama beserta pasukannya pergi meninggalkan Ngalengka. Kepergian mereka akan disertai dengan hadiah berupa wanita-wanita tercantik di dunia sebanyak Rama dan pasukannya, agar dapat diperistri Rahawana untuk menggantikan Dewi Shinta.

Gegernya pihak Rama cs dikarenakan berani-beraninya Rahwana memberikan opsi tambahan berupa istri-istri pengganti.

“wong ngerti salah nggowo bojone wong ko malah ngeki ganti ? dipikir barang po piye ?” , teriak salah satu pasukan pendemo yang membela kepentingan Rama.

Yang membuat para pendemo itu lebih marah lagi karena akhirnya pihak Ngalengka memilih untuk mengambil opsi tambahan yang mereka cetus sendiri. Sehingga akhirnya pertempuran tak bisa dielakkan. Melalui meriam-meriam air sakti dari ngalengka, kubu Rahwana berusaha mengusir dan menghalau para pasukan kera Rama dan Laksmana.

Hingga tulisan ini dibuat keributan yang terjadi di Ngalengka masih saja terjadi. Tidak luput para penghuni kerajaan ngalengka yang tidak bersalah dan tidak tahu menahu pun menjadi korban. Seorang warga dicatat terkena lemparan batu dari para pasukan kera rama. Sehingga dilarikan ke Ngalengka internasional Houspital, agar mendapat perawatan secepatnya.

–Hanya sebuah tulisan yang terinspirasi oleh  Bpk Sujiwo Tejo–

  1. like this lah bro….^^

  2. hehehe suwun jeng @petrichorium

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: