How we deal with love ?

“And all i can taste is this moment
And all i can breathe is your life
‘Cause sooner or later its over
I just dont want to miss you tonight …”

Dari sebuah lirik lagu yg menjadi soundtrack film city of angel, pastinya akan membuat para penontonnya meneteskan air mata. Ketika pada akhirnya kebersamaan kedua tokoh yg diceritakan dalam film tersebut hanya sesaat. Pada bagian akhir film pun terdapat kata2 indah yg pastinya menggetarkan hati. Kata2 itu pada intinya menyatakan bahwa meski hanya sesaat akan sebanding dengan seumur hidupnya sebagai malaikat.

Bayangkan seorang malaikat yg mau mengorbankan keabadiannya demi seorang gadis yg dicintainya. Jika setiap pasangan yg ada didunia ini melakukan seperti yg dikisahkan pada film diatas –ga nyampe bunuh diri juga sih, kalo itu mah goblok– Tidak akan ada yg namanya perceraian. Tidak akan ada yg namanya permusuhan. Karena jika setiap orang mengesampingkan egonya demi seseorang yg dicintainya, rasa benci, iri akan hilang. Maka mungkin hidup di dunia tidak ada bedanya dengan hidup di surga.

Memang kadang jika kita sudah mencintai seseorang, kita akan rela melakukan segalanya. Kita akan melakukan hal2 yg tidak mungkin. Semua itu tentunya kita persembahkan untuk yg tercinta, untuk yg tersayang. Siap akan resiko dan akibatnya. Bahkan jika hal tersebut membuat kita merubah pendirian dan cara pandang kita. Tidak ada yg tak mungkin untuk cinta. Sebuah kata mutiara yg membuat semua orang yg terjebak cinta untuk melakukan hal2 diluar nalar.

Hal tersebut bukannya salah, atau dosa. Dan tentunya tidak akan ada yg melarang kita untuk mencintai orang lain, asal cinta itu kita tempatkan secara proposional. Tidak perlu sampai terlalu berlebihan atau over. Ungkapkan dengan tepat, lakukan dengan benar. Karena indahnya cinta akan tampak ketika sebuah cinta itu dirasakan oleh kedua pihak dan pada tempatnya.

Cintailah orang disekitar anda, maka anda akan dicintai oleh semua orang. Hiduplah dengan cinta, karena tidak ada yg salah dengan cinta. Hanya kadang si subjek yg salah dalam memandang cinta. Salah dalam mengartikan cinta, salah dalam mengutarakan cinta. Hingga nantinya akan tumbuh benci dan sakit hati.

Ikhlas demi cinta, biarkan orang yg anda cinta memilih kebahagiannya. Bukannya kita mengharapkan mereka yg kita cinta bahagia ? meski kadang tidak tepat sesuai dengan apa yg kita inginkan.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: