Becarefull with the heat my friend ..

Berhati-hatilah kawan, pada yg namanya cinta. Pada yg namanya sayang, pada yg namanya suka. Karena sekali kamu merasa nyaman maka sudah dipastikan akan keterusan. Berawal dari perkenalan, berlanjut kepacaran sampai akhirnya tunangan dan berakhir di kuburan setelah sebelumnya merengkuh nikmatnya pernikahan. 


Sebenarnya tidak ada masalah ketika kita menjalin hubungan baik pertemanan atau perkenalan biasa. Siapa sih yg mau marah ketika kita mau menjalin tali persaudaraan atau silaturahmi ? Agama saja mengharuskan apalagi sesama manusia ? Lalu mengapa kita harus berhati2 ketika kita menjalani sebuah hubungan, baik hubungan pertemanan biasa sampai yg tidak biasa. 


Jawaban dari pertanyaan diatas sebenarnya sederhana. Ketika kita menjalin suatu hubungan kita harus mampu dan mau menempatkan diri kita secara tepat. Hal ini karena jika kita salah menempatkan diri maka bisa dijamin hubungan yg seharusnya membaikkan dan menghebatkan kita malah akan memperburuk keadaan kita. Bisa diberikan contoh sederhana, ketika kita sudah menjalin hubungan yg cukup serius dengan seorang gadis, maka kita harus pandai2 memposisikan diri kita ketika kita bertemu teman wanita yg lain. Selain untuk menjaga hati pasangan kita, juga menhindarkan kita dari kemungkinan2 terburuk yg dapat mengganggu hubungan kita dengan sang pujaan hati. 


Sudah banyak hubungan2 pertemanan dekat atau persaudaraan angkat yg bukannya membawa kebaikan malah membawa keburukan. Seperti pertengkaran yg berakhir dengan perpisahan. Besar kemungkinan hal2 tersebut terjadi karena baik si subjek pelaku maupun objek penderita kurang mampu menahan ego. Ketika ego sudah bicara, maka jarang kita melihat hasil yg baik sebagai outputnya. 

Karena manusia tempatnya lupa, tempatnya salah, maka berhati-hatilah ketika kita mau bertindak. Kita bukan mahluk yg sempurna. Dengan mengingat hal itu maka kita akan terhindar dari yg namanya pertengkaran, cemburu, perselingkuhan atau hal2 negatif lainnya. 

Salah satu cara lain dalam meningkatkan kewaspadaan adalah pada rasa ikhlas. Ketika kita berada di posisi yg sulit maka dibutuhkan rasa ikhlas yg mendasari pengambilan keputusan kita. Tidak semua yg menurut kita baik dan tepat akan selamanya seperti itu. Ada kalanya yg menurut kita hal tersebut kurang baik malahan justru membaikkan kita. 

Berhati-hatilah dalam setiap apa yg kalian lakukan, karena sekali kalian bermain api dan api itu sudah tersulut semakin besar, hanya badan hangus dan terbakar yg kalian dapatkan.  

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: