The Story Of VanN Gisink

Sebuah cerita tentang VanN Gisink, seorang manajer kebersihan di sebuah perusahaan ternama di London. Sebagai seorang manajer kebersihan, tentu saja dia bertanggung jawab terhadap semua hal yg berbau kebersihan. Dari menjaga agar tetap bersih sampai membasmi setiap hal- hal jahat berupa bau-bau busuk yg menusuk. Hampir semua orang mengenalnya, karena berkat tangan dinginnya dia mampu menjaga dan memelihara kebersihan diseluruh bagian perusahaan. “The Special One” mungkin julukan yg cocok bagi Mr Jose Mourinho, tapi tidak halnya menurut setiap karyawan yg bekerja di perusahaan tersebut.

Dalam melakukan tugas mulia dan tanpa pamrihnya. VanN Gisink selalu dilengkapi dengan banyak alat-alat pendukung. Alat- alat yg mutakhir , modern dan futuristik. Bahkan ketika semua alat dalam film edisi James Bond dikumpulkan pun masih saja tetap tak berarti.
Dari ballpoint penyegar ruangan, yg dengan menuliskan tintanya disebuah kertas akan membuat kertas tsb mengeluarkan aroma terapi yg menyegarkan. Sepatu parfum, yg dari setiap langkahnya mengeluarkan bau- bau wewangian . Kacamata penyedot debu, yg mampu menghisap habis debu-debu yg berterbangan di udara, tanpa membuat udara terasa sesak.

Dengan segudang alat-alat “ajaib” tersebut VanN Gisink mampu menghancurkan setiap bau atau debu bahkan atom-atom yg mengganggu kejernihan udara dan kebersihan ruangan. Sampai pada suatu hari dia ditugaskan kesebuah tempat didalam perusahannya. Disebuah tempat yg disebut Transylkantina. Sebuah tempat yg penuh teror dan dikuasai oleh mahluk- mahluk jahat pengancam kebersihan. Tempat tersebut terletak di ujung timur dekat kantin dan OB room. Itulah salah satu alasan kenapa mahluk -mahluk jahat itu betah tinggal disana –kumuh dan jorok–. Kurangnya sinar matahari menambah kelamnya Transylkantina.

Sebagai seorang manajer kebersihan dia harus turun tangan untuk membasmi mereka. Meskipun dia harus mengorbankan dirinya untuk menjadi seorang pembasmi Tikus dan serangga. Sebuah pekerjaan yg sangat menantang baginya. Dengan berbekal doa dari teman-temannya dan dibantu oleh pacarnya Anna mereka bahu membahu mengusir para mahluk- mahluk kotor tsb. Dia berfikir bahwa dia harus mampu menyelesaikannya, agar hidupnya di perusahaan tempat di bernaung dan mengais rejeki tidak berakhir. Sehingga dia bisa menyelamatkan pacarnya dari ajang perjodohan , akibat dari paksaan orang tuanya untuk cepat-cepat menikah.

Melalui perjuangan yg tidak kenal lelah dan penuh pertaruhan jiwa dan raga akhirnya mereka berhasil. Dalam waktu seminggu, hampir setiap malam mereka begadang untuk mengejar dan memusnahkan setiap Tikus dan serangga pengganggu. Setiap perjuangan selalu diikuti dengan pengorbanan. Yah, pacarnya –yg cantik– yg setiap malam rela menjaga lilin untuk menerangi VanN Gisink dalam perburuannya harus menerima skorsing dari kantornya. Pekerjannya sebagai manajer Operasional telah terbengkalai selama seminggu karena keterlambatannya mengumpulkan laporan dan membuat janji dengan klien. Sebagai resiko demi menolong sang kekasih hati akhirnya selama seminggu Anna, harus puas berada di kosan dengan kumpulan rasa bosan. Namun berkat kegigihannya dan VanN Gisink, akhirnya mereka mampu menjaga kebersihan dari mahluk -mahluk kotor. Meski mereka harus menelan pil pahit untuk berpisah selama satu minggu.

  1. Vann gisink
    cerita yang menarik🙂

    tenkyu…:mrgreen: asal jangan digabung ya bacanya ntar jadi vanN-gisink (baca=van ngisink ; ngisink = boker)😆

  2. hehe,, aku juga cinta kebersihan
    salam kenal

    salam kenal juga ^_^
    matur tenkyu dh mampir:mrgreen:

  3. ini vann gising yang mana si?

    wah ndak pernah liat pelem e sih… Van Helsing neng..:mrgreen:

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: