Raja Jalanan

Celana tanggung berbahan semi-jeans, sandal slop ala hotel, kaos berwarna hitam dengan gambar mountain climbing. Semua pernak-pernik yg telah melekat ditubuh sudah siap, macem gelang besi tipis ala preman dan tidak ketinggalan pula kalung army ala Jean Claude Van Damme dalam pilem2 nya.

Dengan kostum seperti itu kumulai menancap gas kuda besiku untuk merajai jalanan dikota jogja. Dengan penuh keyakinan bahwa apa yg kulakukan sudah sewajarnya mengingat sebagai keturunan raja-raja kuno, aku harus memproklamirkan diriku. Baik dihadapan temen-temen sekolah maupun di mata keluarga.

Seketika kuda besiku melesat dengan tenaga 400 tenaga kuda, wajahku yg kharismatik, dan rambut ku yg transparan –sampai orang-orang memanggilku “c gunTAK” alias gundul botak terasa sejuk terkena angin yg menerpa, kencang, kencang, dan terus kencang sampai akhirnya….
————————————————————————————————————–
 ….. , “gimana dik ? enak ??” ,tanya seseorang dengan tatapan mata usil.
“yah gitu deh…, biasa aja”, jawabku dengan nada sombonk ala Raja -raja Inggris, pada Zaman Middle Age
 ————————————————————————————————————–
Sudah 2 bulan ini aku akhirnya merasakan nikmat menjadi seorang RAJA . Bagaimana rasanya diladenin, bagaimana rasanya ketika kita ingin sesuatu, hanya tinggal bermodalkan suara saja, pasti akan terpenuhi. Tinggal tunjuk sini, tunjuk sana, “hahayyyy nikmatnya tak terkira !!”

Ternyata mejadi seorang RAJA memang memabukkan, dan sangat, SANGAT menggiurkan. Pantas saja banyak orang rela menggadaikan harga diri dan martabatnya untuk mendapatkan kekuasaan sehingga dia patut disebut dengan “RAJA” . Raja para Eksekutif, Raja dari suatu Negara, Raja Preman, Raja Jalanan….

Yah , itulah mimpiku, menjadi seorang Raja , dan yg kupilih adalah menjadi Raja Jalanan. Karena untuk menjadi Raja Preman , jujur aku bukan tipe manusia petarung, untuk menjadi Raja para Eksekutif, aku tidak bisa ilmu manajemen, apalagi Raja suatu Negara, mungkin aku harus memakai topeng dan pandai bersandiwara untuk menyaingi para pembesar negara ini.

Karena modal yg aku punya hanya motor maka ,…“jadilah Raja Jalanan !! Berubah , henshin !!” . Demi untuk merasakan kenikmatan dunia sebagai Raja aku rela, masuk rumah sakit dengan kaki patah, tangan geser dan beberapa luka lebam dan goresan disekujur tubuh. Paling tidak selama kurang lebih 2 bulan ini aku telah merasakan nikmat menjadi Raja. Semua orang bersikap baik dan hormat padaku, apa yg kuminta mereka turuti, apa yg kuingini mereka siapkan, PS 3, Laptop , sudah menantiku dirumah. Tanpa harus bergerak , ada yg menyuapiku, ada yg mengipasiku, ada yg memijatiku, ada yg datang jauh-jauh hanya untuk memberikan upeti berupa buah-buahan. “hahaha….betul-betul maknyusss”

Dari sini aku belajar, semakin besar mimpi yg kau inginkan, maka semakin besar pula pengorbanan yg kau berikan ..!! 

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: