menemukan sebuah foto berjudul “Banci Sarkem”

saci-parah

Dari sebuah situs pertemanan –yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan karena menjadi alat untuk mendukung pihak-pihak atau individu tertentu– milik teman , di Tag lah sebuah foto yang menurut saya sangat artistik , mengingat sedang terpengaruh suasana seni dikota Jogja . Sebagai akibat dari acara Biennale Jogja Jamming.
Memang lingkungan potografi sudah tidak asing bagiku , mengingat kegiatan ekskul ketika sma yg kuikuti pertama kali adalah fotografi. Namun karena sudah lama tidak memgang bahkan melakukan kegiatan penga”abadi”an momen membuat hasrat akan melihat , mengintip, melotot , mengerjap, sampai menatap menjadi sangat formil dan kaku.
Yah semua tubuh serasa kaku dan terkejang mendadak, ketika melihat sebuah poto yang .. if i can say its weird , and absolutely-abstract . Poto berjudul Banci Sarkem ini menggambarkan wajah seorang banci atau waria yang –maap, ancur banget–

Namun mari kita lihat dengan seksama, walaupun banci itu tau dia tidak cantik , atau manis, atau mungkin berwajah sedikit –maap, manusia– dan dia sadar akan keadaannya, anda bisa melihat kadar pede nya yang sangat tinggi . Meski tidak terlalu terlihat namun rambut –yg entah asli atau palsu– dikucir dua dengan anting-anting –yg mungkin imut, its depend on your point of view– ,dia terlihat excited with –her or his ( i didnt know) self–

Sebuah pertanyaan pertama yang akan saya tanyakan adalah , darimana asal pede yang sangat tinggi itu berasal?
mungkin jawaban anda akan bermacam2, tergantung dari track record pendidikan ,atau background anda. Anda boleh menjawab,
namanya juga banci , otaknya kan udah erorr..” –pendapat orang kebanyakan, yang masih ada sedikit perhatian–
walah mas..mas, banci ko diurusi ??” –pendapat orang kebanyakan, yang sudah cuek2 bebek–
edyannn,… ko mirip sik duwe blog… !!” –pendapat orang kebanyakan, yg ngiri sama kegantengan saya–
opo kui?? setan yoo??..penampakan yoo?? ” –pendapat orang kebanyakan, yg sok humoris dan sok cuek dalam menanggapi–
hahahahaha…lucu2…” –pendapat orang kebanyakan, yg humoris , cuek namun cari aman dan berusaha netral–

Dari sekian banyak kemungkinan jawaban anda , adakah yg sedikit pun bernuansa positif? hmmm sulit dikatakan karena kebanyakan masih negatif dan mungkin hanya sedikit yg netral. Honestly , i used to be one of them , but suddenly i realize that they are not as bad as their look. Seperti pria dan wanita, banci juga manusia , dan apa yg membuat manusia menjadi manusia menurut saya bukanlah dari jenis kelamin. Teringat , salah satu quote saya pada posting saya berjudul “Pelajaran Penting bagi Generasi Muda” . Quote itu berbunyi ,sebaik-baiknya manusia adlah manusia yang bermanfaat bagi orang lain …. ” (“5 cm” , Donny Dhirgantoro)
emang , apa pula guna banci pada kehidupan kita?? ada2 aja nih yg nulis , strees luu?? atau lagi kesurupan banci kaleng??

Right know i dont have the answer for such question, but for sure , i believe that every human who lives in this world has their own purposes , and when i say human , i meant all human , man, woman , and the “other” . –sorry 4 the bad english , i still learn–😀

    • mala
    • December 28th, 2009

    spakat bwt nggak usah nanya2 atopun bersikap diskrminatif sama pilihan hidup se2orang.
    mau jadi waria, tuna susila ato apapun lah qta nggak berhak ikut nghakimin kalo belum pernah ngenal latar belakang mereka..

    cie…. pie adekmu ?? wes diterke..??:mrgreen: haha2 ternyata kakak yg baik juga😀
    *biar pelanggan puas*:mrgreen: inget ungkapan tak kenal maka tak sayang? kalo buatku tuh ungkapan jadi, tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta , tak cinta maka tak nikah , jadi kalo mau nkah kudu kenal duluan he2

    *edited 4 pleasantness

  1. foto bancinya lucu euyyyyyyy…😀

    lucu??? are you health enough to say that ?? *wondering jgn2 ni ce strees?? what a pity..😦

    • saung001
    • December 30th, 2009

    sekarang SarKem banyak bancinya ya….??????
    jadi inget dulu waktu masih di jogja, nyasar sampe ke Sarkem…he..he…seru
    Slam kenal bro…thanks udak ngintip saung kami

    siappp laksanakan ndan… ha2… weww enak donkbisa nyasar ampe sarkem..wakakkaakk:mrgreen:

  2. hidup adalah pilihan, dan pilihan itu sepanjang dpt dipertnggungjawabkan dan tidak merugikan orang lain tdklah merupaka suatu masalah, tetapi bila ada pilihn yg lebih baik alangkah sebaiknya bila seandainya mempertimbangkan dulu pilihan itu,

    salam

    tapi kadang meski kita tau pilihan mana yg lebih baik , tapi tetep tidak kita ambil karena ego kita bos… tq atas kunjungannya….😀

  3. di atas dagunya itu ada bekas luka yah?
    mungkin inilah yang disebut hilang kemaluan😀😀
    piss ah

    wah kaga jelas juga tuh , ntah bekas luka atau bekas yg lain… hilang kemaluan ???
    wakakakakka lucu2:mrgreen: piss juga😀

    • kiran
    • May 27th, 2010

    jujur q seorang banci sifatku kata orang seperti cewek…lemah gemulai…iya q tau kami sampah kusebut begitu karena sampai kapanpun akan tetap menjadi sampah…ber-otak pintar,berprestasi,masih akan tetap sampah…emang susah menjadi yang di “tengah”ditinggalkan ma teman2…dianggap menjijikan…bahan olokan..dan kesepian..dikesepian ada air mata..kami sebenarnya patut disingkirkan..dimusnahkan…meninggalkan semua cita2 dan harapan kami…dari sampah yg akan selalu sampah…

    waduh jeng .. sabar jeng… jgn kek sinetron gitu ah.. semua orang punya pilihannya masing2 ko… selama ndak saling mengganggu sih no problemo.. !!😀

  4. waduh si kiran kok segitunya ya.. sebaiknya kenali diri dulu. beneran transeksual ato ngikut trend? kalo emang beneran penyakit, sudah berusaha sembuh belom? kalo nggak bisa, minimal berkompensasi dengan bikin “prestasi” yang baik. sekarang banyak banci2 yang eksis bikin paguyuban dan aktif di kegiatan sosial.

    nggak. masyarakat nggak sebegitu hinanya ngejudge mereka yang bener2 sakit.

    hoo oh tuh , mala jadi ngerasa bersalah telah memposting tulisan tentang kaum transgender..😦

  5. Apa wae profinya,.hargain wae,. Sma2 manungsa., betul2 ??

  6. Sebagai social public harus menghargai apapun profesi orang lain.,.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: