Jika aku MENDIKNAS…

…jika aku menjadi mendiknas yang bertugas mengatur segala sistem pendidikan di Indonesia dan segala perangkatnya , aku akan :

*merevisi ulang UN sebagai satu2nya syarat untuk lulus. Diganti jadi PK yang berarti Peninjauan Kelulusan /Ketamatan*

==> Melalui PK ini siswa tidak hanya harus memiliki nilai UN diatas standar minimal saja , tapi juga perlu memiliki kemampuan atau prestasi -dalam bidang apapun- . Dengan mewajibkan kegiatan ekstrakurikuler seperti olah raga salah satunya. Semua siswa diwajibkan mengikuti keg . ekstra, dan bila tidak pun sebenarnya tidak bermasalah, namun nilai UN nya harus super bagus dan menawan, yah pada kisaran 9,5 – 10 .
Bagi siswa-siswa yang mampu mendapat nilai pada kisaran diatas , dapat dibebaskan dari kewajiban ekskul. Sehingga bagi siswa yang (nyuwun sewu , rodo gebleg !!) dia akan berpikir bgaimana caranya mengejar kelulusan dengan memaksimalkan keikutsertaannya dalam ekskul. Karena bagi siswa yang mampu berprestasi akan diberi tambahan (ekstra )penilaian agar dalam peninjauan kelulusan dapat lulus. Dengan kuota 40% dari penentuan kelulusan apabila prestasinya mencapai daerah dan 50% dari peninjauan kelulusan jika mencapai nasional. Maka UN akan mendapat kuota sisanya .
Dengan peraturan ini orang tua pun akan sangat mendukung kegiatan ekskul yang selama ini mengalami tidur panjang. Dan paling ngga siswa -siswa itu pun akan terhindar dari kenakalan, karena mereka dari kelas 1 sibuk untuk mempersiapkan dalam pencapaian prestasi tertinggi. Mereka akan berpikir,” wah daripada siang malam belajar mati-matian untuk mendapat nilai 9-10, mending aku optimalkan ikut sepak bola , basket ,futsal , atau KIRnya , nah paling ga belajarnya nyari nilai 7-8 aja kan dh cukup.

==>menyuruh pada kota-kota yang memiliki angka tawuran tinggi , melalui kepala sekolah nya untuk saling bekerjasama membentuk semacam turnamen Budokkai -seperti yang ada dikomik dragon ball- agar mereka terhindar dari perkelahian yang tidak fair. Dan bagi pemenangnya pun akan mendapat kredit spesial untuk PK diatas.

” sementara mungkin untuk 100 hari kerja kedepan 2 hal itulah yang akan aku fokus lakukan “:mrgreen:

    • yangputri
    • December 19th, 2009

    waduuhhhh setuju bangettt daahhh

    kalo aku yg jadi muridnya…. enjoy ajalah😀

    he2.. mari dukung saya:mrgreen:

  1. knapa postingnya ngebut skaliiiii??

    lha terus, anak2 yang jago akademis tambah dikit dong..😀

    ga ngebut ko mala cuman lagi pas kepikiran en ga da kerjaan aja ya udah posting aja dh..
    sepertiny ga , coz tiap anak pasti puny pmikiran berbeda krena background yg beda juga iya to??

    • aribicara
    • December 20th, 2009

    Aku dulu masuk kategori siswa yg rodo Geblek Bro .. wkwkwkwkwk ….

    dadine melu less terus😀

    Numpang narsis Bro😀

    http://aribicara.blogdetik.com/index.php/2009/11/30/berwisata-dan-belajar-di-dengan-alam/

    siap bos….. diperboleh kan narsis sepuas2nya….:mrgreen:

  2. kalo muridnya geblek, trus gak suka olah raga gimana?😀

    satu kata van…

    Innalillahi wainna ilaihi raji’un…. alias Rest In Peace aka RIP

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: