Belajar Melatih

fiuhhhSudah hampir 3-4 tahun saya melatih cabang olah raga bolabasket. Dengan berbekal ilmu pas- pasan dan otodidak yang saya dapatkan selama bermain di level amatir, saya mencoba turun menjadi seorang pelatih yang tak berlisensi . Dasar dari keinginan saya melatih pada awalnya hanya mencoba-coba saja . Karena saya melihat beberapa teman saya yang dulu bermain bersama sudah menggeluti dunia baru tersebut.
Memang, rasa tidak ingin kalah memaksa saya untuk menyaingi teman- teman saya . Tanpa pikir panjang saya setengah memaksakan diri untuk menjadi seorang pelatih , karena anggapan yang sangat naif dan cenderung narsis yang ada dalam diri saya. Pada awal melatih saya tidak pernah berfikir tentang kewajiban , tanggung jawab ,dan resiko yang harus saya ambil ketika saya memegang sebuah tim . Saya hanya berfikir terlalu sederhana, “yah nek mau main yah maen ja , jangan ampe kelewatan defense-nya n kalo pas offense harus masuk, apalagi sendirian…”, dan sayangnya itulah kata-kata yang hampir selalu saya katakan pada anak didik saya, tanpa tahu arti sebenarnya dari kata- kata itu. Dan ketika mereka mengalami kekalahan demi kekalahan pada beberapa pertandingan saya cenderung melihat dari sudut pandang, bahwa mereka yang melakukan kesalahan. Karena saya terlalu sombong untuk mengakui bahwa sayalah penyebab secara tidak langsung atas kekalahan mereka. Dan, parahnya tanpa ampun saya menjudge mereka dengan semena- mena.
Memang banyak orang berkata bolabasket hanyalah permainan sederhana dimana kedua tim saling berlomba memasukkan bola kekeranjang, its so simple isnt it? but i messed up ..
Selfish,and over confident , that dessease made me fool and unwise. Yah sebagai seorang pelatih baru yang belajar (secara otodidak pula) dengan bekal yang sangat minim baik dari segi teknis maupun non teknis, saya kurang sadar apa arti kata melatih yang sebenarnya. Saya hanya sekedar sedikit tahu , tapi merasa saya telah banyak tahu. ..its so childish!!

Ketika saya menjadi pemain , Honestly , saya bukanlah pemain yang baik / bagus. Saya hanyalah sekedar pemain rata- rata kalau orang bilang. Bahkan rata-rata nya pun rata-rata bawah . Memang, bukan hanya karena anda mantan pemain bagus lalu anda akan menjadi seorang pelatih yang bagus atau sebaliknya. Namun faktor -faktor seperti determinasi, kedewasaan, kerja keras dan rendah hatilah yang akan mengantarkan anda menjadi pelatih yang baik. Sebagai bukti Jose Mourinho arsitek dari klub Intermilan , dia bukanlah pelatih yang berangkat dari pemain ,namun ketika menukangi chelsea , berapa kali dia meraih gelar juara premiere league?
Sayangnya, pemahaman yang salah pada prinsip itulah yang telah membutakan saya. Kesalahan berfikir, dan mengapresiasikan suatu ilmu lah yang telah membuat saya menjadi orang yang sombong , sehingga merasa , “i can do anything, and nothing is impossible!!. But the fact it didnt help me after all”.
muahahahahh

Belajar melatih , bukan hanya sekedar anda mengajari mereka cara bermain , tapi membuat mereka menjadi lebih baik sebagai manusia (melalui bolabasket). Dan hal yang paling menyadarkan hal ini pada saya, bahwa saya bukanlah Jose Mourinho adalah Tim saya, melalui kekalahan demi kekalahan yang mereka alami. Dan sekarang ini adalah giliran saya untuk berubah. Giliran saya untuk berbuat jauh lebih baik demi mereka yang telah mengajari saya untuk menjadi manusia yang lebih baik ,giliran saya untuk mendatangkan kemenangan demi kemenangan buat mereka “its my turn ..!!”

  1. setiap orang pernah melakukan kesalahan….menyadari dan mau berubah adalah sikap bijaksana
    tetap semangattt yaaaa😀

    siapp…laksankan!!!!😀

  2. ikut ramaikan yaaa😀
    http://dblogger.blogdetik.com/2009/11/06/dblogger-king-and-queen-goes-to-final/#comments

    gmna caranya?? ane kan ucup…..😦

  3. Dari posting di atas saya berkesimpulan pelatih sukses tidak hanya melatih orang lain saja tapi melatih dirinya sendiri juga. Sukses terus!
    Salam kenal

    tq , bos….atas support nya
    salam kenal juga😀

  4. slalu banyak pesan skaligus sindiran dalam tiap postingan anda (yang bahasanya lucu itu), kisana (hormat)..
    eniwe, profesinya banyak bgt. platih basket, artis, tentor, bule pula (emang bule profesi??) hehehe.
    nice post =)

    hwahahahahaha…emg gw multi talenta..wakakakak
    sombong mode on!!😀
    tq 4 coming.

  5. wahhh keren cara nulisnya😛
    memaki diri sendiri utk menginspirasi org laen nih hehehe

    tq2 sob…itu masih mending cuman maki belum menghujat ..he3😀

    tq 4 coming. keep posting..😀

  6. learn from the mistakes….intinya adalah mau refleksi diri dan tidak selalu menimpakan kesalahan pada pihak lain. Menjadi pelatih atau guru haruslah mampu menempatkan diri pada posisi murid dan juga posisi netral….keep up the good spirit yah…you can do it🙂

    ok ind..tq 4 coming n commenting (bener kaga nih ya??)
    betewe eniwe baswe.. slam kenal ….😀

    • danis
    • November 10th, 2009

    mending golek wae bul…..
    wakakakak

    wakakakakakak mas danis..tq 4 coming
    piye le blajar sumo aq mbok diajari….😀

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: