“Antara Tentor dan Artis”

…Sebuah catatan harian seorang tentor yang ingin jadi Artis…

Siapa tidak kenal seorang dian sastro , brad pitt, nicholas saputra, bunga citra lestari? Pasti semua orang tahu bahkan sering melihat mereka didalam setiap televisi , sedang bagi yang tidak punya pun pasti paling tidak sudah pernah mendengar nama mereka . hanya bagi orang2 yang benar2 udik dan mungkin tertutup dari peradaban modern saja yang tidak tahu tentang mereka.
Yap mereka adalah para artis jagad hiburan . Bagi setiap dari mereka pastinya dilimpahi harta yang tidak sedikit dari hasil karya mereka. Jika kita melihat kembali mereka para artis , sebenarnya apa dan siapa sih mereka ? Bagaimana bisa mereka begitu terkenal , bahkan karena saking famousnya mereka lebih sering diperbicangkan daripada para tokoh negara ini.
Ada yang mengatakan para artis itu adalah seniman, seorang manusia yang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lewat karya seni mereka . Baik memberikan ide , inspirasi , dan hiburan. Baik yang akan berakibat baik maupun berakibat buruk. Khusunya hiburan, karena jika mereka tidak pandai menghibur orang … selamat tinggal ketenaran dan kekayaan ,selamat datang kemiskinan

glassesbooksLalu bagaimana dengan seorang tentor? Mereka seperti artis, tapi tidak seperti artis kebanyakan. Mengapa ? mari kita lihat keseharian seorang tentor , mereka mulai mengajar siswa disore hari (bagi yang mengajar kelas/ privat), mereka harus berbuat apapun demi membuat pelanggan mereka (siswa) puas karena jika mereka tidak membuat para konsumen mereka puas, pastinya tidak akan ada yang mau untuk diajar. Maka ketika hal itu terjadi mereka tidak akan mendapat kelas , yang berakibat tidak akan ada reward (gaji) yang didapat.
Dalam membuat pelanggan puas kadang2 para tentor harus menjadi orang lain , yang pastinya selain pandai juga mampu menghibur. Karena banyak tentor2 pandai namun mereka justru tidak banyak memiliki kelas / murid. Apa alasannya? jawaban beragam muncul dari mulut para siswa , “wah mbosenin,..wah ga lucu tentornya kita kan jadi spanneng(yang berarti tegang), sampai ke wah tentornya ga asik, kaya disekolah aja…”. Memang sungguh beragam tuntutan dari para murid, mengingat mereka sudah jenuh belajar disekolah harus ditambah dengan tambahan jam pelajaran diluar. Sehingga kebanyakan alasan mereka pergi ke bimbingan2 belajar hanya untuk cari kenalan dan senang2 , thats it!!

Jadi kesimpulan yang bisa kita ambil adalah menjadi seorang tentor bukan perkara mudah karena saat2 ini lebih mudah menjadi artis dari pada seorang tentor. Karena tidak hanya perlu bekal kemampuan menarik perhatian dan menghibur orang, namun juga basic keilmuan yang mumpuni.

So , buat para artis, belajarlah dari para tentor, dan buat para tentor sering2 lah ikut audisi siapa tau anda bisa menggantikan para selebriti kenamaan!!

    • malachan
    • November 7th, 2009

    tlalu gampang sih skarag jadi artis (nggak perlu pinter kayak tentor gitu loh), jadi banyak yang jadi artis.
    efeknya ya siswa lbih sering n jadinya lbih seneng mlototin artis daripada tentorny.
    gimana klo tentornya nyambi ngartis??!😀

    nah itu dia mala, makanya aq pengin jadi artis….😀
    tq 4 coming😀

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: