Seorang Nazi Dari Nanking

Namanya John Rabe (Ulrich Tukur). Dia tinggal di Nanking Cina sebagai pimpinan perwakilan perusahaan siemens Jerman. Sudah lebih dari 20 tahun dia tinggal di sana. Ditemani istrinya Dora Rabe (Dagmar Manzel), dia membawa perusahaan siemens di cina menjadi salah satu perusahaan yang maju. Gaya kepemimpinan Rabe yang sama sekali jauh dari otoriter, sangat disukai para asisten dan pekerjanya. Sebuah anomali dari para  simpatisan Nazi.

Figur Rabe yang sangat moderate meski dapat dibilang disiplin tampak ketika dia harus pulang. Sekelompok siswa perempuan yang dipimpin oleh seorang kepala sekolah wanita bernama Valeri Dupries (Anne Consigny) menyanyikan sebuah lagu perpisahan. Bahkan salah satu gadis bernama Langshu (Jingchu Zhang) berhasil mengabadikan momen tersebut dengan kameranya.

Karena sikapnya yang ‘baik’ itu dia juga mendapat julukan The Hero Of China, tepat pada saat malam menjelang kepulangannya. Hanya sayang, kondisi cina yang kala itu sedang rentan membuat Rabe pada akhirnya belum memutuskan untuk kembali ke Jerman. Cina yang waktu itu sedang berjuang melawan pendudukan Jepang seolah-olah menjadi bangsa pesakitan di depan kekuatan Jepang.

Masalah demi masalah menghadang Rabe ketika dia mencoba menolong masyarakat Nanking. Perdebatan dengan istrinya menjadi masalah pertama yang harus dihadapi. Keputusannya untuk meninggalkan istrinya ke kapal menuju Jerman sempat disesali oleh Rabe. Kapal yang ditumpanginya ditembaki oleh pesawat Jepang sehingga tenggelam. Masalah pertama tersebut otomatis memukul sisi mental Rabe yang diperankan dengan baik oleh Ulrich Tukur.

Namun karena rasa kemanusiaannya John Rabe pun akhirnya bangkit. Mengambil peran sebagai pemimpin sebuah zona aman membawanya ke masalah-masalah yang lebih rumit. Mulai dari menyediakan tempat bagi para pengungsi yang membengkak sampai berjuang melawan penyakit diabetesnya.

Ditemani seorang dokter Amerika bernama Dr Robert Wilson (Steve Buscemi), Dr Georg Rosen (Daniel Bruhl) dan Valeri Dupries mereka bahu membahu melawan tekanan-tekanan yang diberikan oleh pihak kekaisaran Jepang yang dipimpin oleh Pangerah Asaka Yasuhiko (Teruyuki Kagawa).

Adegan pertemuan kembali John Rabe dengan istrinya Dora, yang ternyata masih hidup menjadi penutup film ini. Dengan diantar para pegawainya yang hampir seluruhnya orang cina, John Rabe pergi dengan dielu-elukan seperti seorang pahlawan.

Film John Rabe ini merupakan salah satu film yang ditayangkan pada Festival Film Jerman. Sebuah festival yang diselenggarakan oleh Goethe Institute pada tanggal 14-25 Januari di beberapa kota besar. Dengan mengambil latar peristiwa bersejarah “The Rape Of Nanking” film ini menggambarkan sosok kepahlawanan dari seorang Bavarian. Ditulis dan disutradarai oleh Florian Gallenberger film ini dibuat berdasarkan buku harian yang dimiliki oleh John Rabe.

Seperti yang dikatakan istrinya Dora pada sebuah adegan di film tersebut,

“…kelak aku akan membaca buku harianmu ketika kau sudah tiada.” 

Kini kita semua -tidak hanya istrinya- membaca buku harian John Rabe dan semua pergulatan perasaannya ketika itu. Melalui sebuah film berjudul “John Rabe” , Seorang Nazi Dari Nanking. 

Arkanhendra

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 333 other followers

%d bloggers like this: